Kelas : IX-A
No.Absen : 23
ADIWIYATA
Sekolah adiwiyata
adalah Sekolah yan peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang
indah. Dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar
sekolah agar dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang
sehat bagi kesehatan tubuh kita.ADIWIYATA berasal dari 2 kata
sansekerta yaitu ADI dan WIYATA. Adi sendiri mempunyai arti yaitubesar, agung, baik, ideal atau sempurna. Sedangkan
Wiyata mempunyai arti tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma
dan etika. ADIWIYATA artinya tempat yang besar, agung, baik dan indah yang dimana tempat itu
digunakan oleh seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika.
Tujuan Adiwiyata
Tujuan Umum
Membentuk sekolah
peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan
upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi
kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang
Tujuan Khusus
Mewujudkan warga
sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan
lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung
pembangunan berkelanjutan.
. Prinsip-prinsip Dasar
Program Adiwiyata
1. Partisipatif
Komunitas sekolah
terlibat dalam manjemen yang meliputi keseluruhan proses
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran.
2. Berkelanjutan
Seluruh kegiatan harus
dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif.
Komponen Adiwiyata
Untuk mencapai tujuan Adiwiyata ada
empat komponen program yang merupakan satu kesatuan yang utuh.
1.
Kebijakan Berwawasan
2.
Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan
3.
Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipasif
4.
Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan
Keuntungan Program
Adiwiyata
1.
Mendukung pencapaian standar kompetensi/
kompetensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan
menengah
2.
Meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional
sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya
dan energi
3.
Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi
bejar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif
4.
Menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai
pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan bemar bagi warga
sekolah dan masyarakat sekitar
5.
Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian
kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah
Konsep 5 R dalam
Lingkungan
Cara Menerapkan
Konsep 5
R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaituReduce
(Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle (Mendaur Ulang), Replace
(Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).
Berikut ini dijelaskan
tentang konsep 5 R:
1. Recycle
Recycle atau mendaul
ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya,
kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk
dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah
organik untuk dijadikan pupuk kompos.
2. Reuse
Reuse atau penggunaan
kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih
layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya
didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan
untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai
isi ulang.
3. Reduce
Reduce atau
Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat
mengurangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan.
Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas
sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk
yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti
deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi
potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.
4. Replace
Replace atau
Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai
barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan
kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat
produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas
belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.
5. Replant
Replant atau penamanan
kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohna melakukan
kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah.
Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akanmenjadi indah dan asri, membantu
pengauran suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri),
dan mengurnagi kontribusi atas pemanasan global.
Dengan menerapkan
konsep 5 R yang telah dibahas, kita dapat ikut serta dalam melestarikan dan
memelihara lingkungan agar tidak rusak atau tercemar.
Teknik Pembuatan Kompos
Berikut ini cara pembuatan pupuk yang ramah lingkungan yaitu pupuk kompos
yang berasal dari sampah tanam-tanaman.dan sampah rumah tangga Karena sampah
tanam-tanaman dan sampah rumah tangga kalau di biarkan akan menimbulkan
penyakit, maka sampah tersebut akan di jadikan Pupuk Kompos yang tadinya sampah
sekarangf jadi pupuk.
Caranya :
1. Kumpulkan sampah
500 kg yang organik dan nonorganik sampah
2. Sampah sampah
ini di potong kecil-kecil baik secara manual maupun memakai mesin
pemcacah sampah ,
3. Sampah yang terpotong
kecil dicampur dedak 1 kg hingga rata ,
4. Setelah itu masukkan
20 mm EM 4 yang merupakan bakteri Fermentasi dan di campur dengan
20 mm Molase dan air tanah, air tanah mutlak diperlukan karena mempertahan kan
mikroba yang diperlukan untuk kesuburan tanaman, campuran bahan kimia tersebut
dipercikkan kedalam sampah yang bercampur dedak, kelembaban sampah harus dijaga
hingga mencapai 40 % kandungan air.
5. Setelah selesai sampah
di masukkan kedalam tong/karung selama 5 hari dengan kondisi suhu sampah 500° C
setelah dua hari kemudian sudah terjadi Fermentasi dan pupuk kompos telah siap
di gunakan . Sampah harus terlindung dari hujan dan sengatan matahari jika di
taruh dalam ketinggian maksimal 40 cm maka sampah akan berubah jadi pupuk
Kompos
6. Kompos siap untuk
dipakai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar