Sabtu, 18 Februari 2017

Artikel TIK kelompok 6

NAMA: Alief bagus firmansyah
KELAS:9a
Absen:03
Artikel tentang microsoft word 2007


Microsoft Word adalah perangkat lunak/software pengolah kata yang di gunakan untuk membuat dokumen,skripsi,dan data-data.
– Cara 1 Menjalankan Ms.Word adalah :
Start » Program » Microsoft Office » Microsoft Word
- Cara 2 Menjalankan Ms.Word :
klik 2 kali shortcut ms.word pada tampilan dekstop
– Cara 3 Menjalankan Ms.Word :
Klik kanan pada shortcut ms.word lalu klik open
– Cara 4 Menjalankan Ms.Word Melalui RUN :
Klik start menu » klik program » klik accesories » klik RUN pada baris open ketik ms.windows (windows+winword)
Pada bagian Baris Judul, kita dapat melihat nama file yang sedang kita buka.
Menu
Di dalam menu, terdapat beberapa perintah yang dapat kita pilih dengan menyorot perintah tersebut pada baris menu.


Toolbar
Toolbar menyediakan beberapa tombol sederhana yang dipakai untuk mengakses sebuah perintah yang tertulis pada menu. Cara memakainya dengan memencet/klik pada tombol-tombol tersebut.

Membuat Dokumen Baru
Apabila kita baru memulai mengoperasikan Microsoft Word, biasanya akan langsung ditampilkan document kosong yang siap untuk ditulisi. Namun jika komputer tidak secara otomatis langsung menyediakan document kosong tersebut, maka kita bisa menggunakan cara berikut :
1. Pada menu kita pilih File, lalu pilih New, lalu pilih lalu pilih Blank Document
2. Double Click pada Blank Document
3. Documen siap digunakan

Atau kita bisa klik tombol Blank Dokumen yang ada pada standard toolbar

Kita juga bisa menggunakan tombol Ctrl + N

Membuka file yang sudah tersimpan
1. Klik menu File dan pilih tombol Open, maka akan tampil kotak dialog open
2. Pilih file yang akan dibuka dengan menentukan letak foldernya terlebih dahulu
3. klik pada nama file
4. klik tombol Open, maka file akan dibuka oleh microsoft word

Atau kita juga bisa menggunakan icon pada toolbar. Klik pada icon Open

Dan kita juga bisa menggunakan Ctrl + O

Menyimpan Dokumen
Segera setelah melakukan pengetikan dokumen dilakukan penyimpanan, hal ini dilakukan untuk menghindari kehilangan dokumen. Lakukan penyimpanan sesering mungkin untuk kehilangan file akibat komputer mati mendadak.

1. Pada jendela microsoft Word, pilih menu File, klik tombol Save
2. Pada layar akan muncul kotak dialog Save File. Ketikkan nama file lalu klik Save

Kita juga bisa menggunakan tombol save yang ada dalam toolbar


Atau juga dengan menekan tombol Ctrl + S

Menutup File Dokumen
1.
Pada jendela Microsoft Word, pilih menu File, klik tombol Close. Maka Microsoft Word akan menutup file dokumen yang aktif.
2.
Atau bisa dilakukan dengan menekan tombol close pada baris menu

Mengakhiri/Menutup jendela Microsoft Word
Sebelum mengakhiri Microsoft Word pastikan bahwa file Anda telah tersimpan dengan benar.

1.
Pada jendela Microsoft Word, pilih menu File, klik tombol Exit. Maka jendela Microsoft Word akan tertutup.
2.
Selain dengan menggunakan menu File, untuk menutup jendela Microsoft Word kita juga bisa mengklik tombol X yang terletak pada pokok kanan atas jendela Microsoft Word.

KEYBOARD SHORCUT
Kombinasi Shorchut yang sering digunkakan pada keyboard.Seperti Beberapa Contoh Diantaranya;
CTRL+W:Menutup dokumen
CTRL + S : Menyimpan dokumen
CTRL + N :Membuat sebuah dokumen baru
CTRL + O :Membuat dokumen
CTRL + B :Membuat Cetak Tebal
CTRL + I :Membuat hurif miring
CTRL + U :Membuat huruf bergaris bawah
CTRL + V :Menempelkan teks atau objek
CTRL + Z :Membatalkan ajsi sebelumnya
CTRL + f :M encari teks dan item-item khusus
CTRL + H :Mengganti teks,format spesifik,dan item khusus
CTRL + A :Menuju ke Page,Bookmart,Footnote,Tabel,Comment,Grafhic,atau lokasi lain.
CTRL + C :Mengurangi ukuran font per I point.
CTRL + D :Mengubah format karakter ( perintah pont,menu format )
CTRL + J :Menambah ukuran font per I point.
CTRL +C :Menyalin teks atau objek terpilih
ShIft + f3 : Mengubah besar kecilnya huruf
ALT +CTRL+HOME:Melakukan penelusuran melalui sebuah dkumen
ALT +CTRL+P :Mengubah ke print Layout View
ALT +CTRL+Y:Mengulangi pecarian (setelah menutup jendela
ALT +CTRL+C:Mengembalikan dokumen setelah dI pecah
ALT +CTRL+O:Mengubah Outline View
ALT +CTRL+N:Mengubah normal View
ALT +CTRL+S :Memecah jendela dokumen
CTRL+Shift+> :Memperbesar huruf
CTRL+Shift+< :Mengurangi ukuran huruf CTRL+Shift+f :Mengubah font
CTRL+Shift+C :Mengubah ukuran font
CTRL+Shift+A :Mempormat huruf menjadi besar semua (Capital)
CTRL+DELETE :Menghapus ke kanan satu kata
CTRL+BACKSPACE:Menghapus satu kata ke kiri
BACKSPACE: ALT +Shift+C :Mengembalikan dokumen setelah dipecah

MEMBUAT NASKAH PADA MICROSOFT WORD 2007
A. Memulai Pembuatan Naskah
Aktifkan lembar kerja Microsoft Word
Aturlah Margin lembar kerja
Ketiklah naskah yang diinginkan
B. Setting / Mengatur Halaman Microsoft Word
1. Klik Page Layout
a. Klik Tab Margin
b. Pilih bentuk margin yang diinginkan
c. Jika tidak ada ukuran yang cocok, klik di Custom Margin dan tentukan:
* Top : Jarak antara sisi atas kertas dengan teks/naskah.
* Bottom : Jarak antara sisi bawah kertas dengan teks/naskah.
* Left : Jarak antara sisi kiri kertas dengan sisi kiri naskah.
* Right : Jarak antara sisi kanan kertas dengan sisi kanan naskah.
* Gutter : Jarak spasi tambahan pada margin kiri yang ditujukan sebagai tempat penjilidan.
* Gutter Position : Letak gutter.
* Orientation : Pengaturan arah cetakan halaman dengan Portrait (memanjang) dan Landscape (melebar).
* Preview : Tampilan layar Word.
2. Paper Size
a. Klik di SIZE, kemudian tentukan ukuran kertas yang di inginkan.
b. Jika tidak ada yang sesuai klik di More Paper Size
Contoh : A4, Legal, dll.
C. Tata Cara Penulisan Microsoft Word 2007
Untuk pengetikan huruf besar di awal kata atau kalimat, tekanlah tombol Shift bersamaan dengan tombol huruf awal kata (jika Caps Lock tidak hidup)
Untuk pengetikan naskah dalam huruf besar semua, tekan tombol Caps Lock.
Untuk menghapus kata atau kalimat sebelah kiri tekan tombol Backspace.
Untuk menghapus kata atau kalimat sebelah kanan tekan tombol Delete.
Untuk menurunkan kursor ke baris berikutnya tekan tombol Enter.
Untuk masuk ke paragraph baru tekan tombol Tab.
Untuk memberikan spasi pada suatu kata atau kalimat tekan tombol Spacing.
Untuk menuju ke awal kalimat teks tekan tombol Home.
Untuk menuju ke akhir kalimat teks tekan tombol End.
Untuk mengaktifkan tombol angka keyboard sebelah kanan tekan tombol Num Lock.
D. Pengaturan Perataan Teks Microsoft Word
Untuk meratakan teks, pilih salah satu bentuk perataan yang diinginkan:
Align Left (Ctrl + L) : Perataan teks sebelah kiri.
Center (Ctrl + E) : Perataan teks di tengah.
Align Right (Ctrl + R) : Perataan teks sebelah kanan.
Justify (Ctrl + J) : Perataan teks sebelah kiri dan kanan
MENGEDIT NASKAH PADA MICROSOFT WORD 2007
A. Membuat Block Pada Teks
Menggunakan Keyboard, tempatkan kursor pada awal kata / kalimat yang akan diblock
Tekan tombol Shift sambil menekan tanda panah ( –> ) ke awal kata / kalimat.
Atau bisa menggunakan Mouse
Klik kiri tanpa dilepas (drag ) pada awal kata / kalimat yang akan diblock
Seret penunjuk mouse hingga ke akhir kata / kalimat yang akan diblock
Lepas klik mouse tersebut
Untuk menghilangkan tanda block di teks klik di sembarang tempat dalam jendela dokumen.
B. Mengcopy Kata / Kalimat
Block kata / kalimat yang akan di-copy
Klik icon Copy atau dengan tombol Ctrl + C
Letakkan kursor pada tempat yang akan diletakkan hasil copy-an
Klik icon Paste atau dengan tombol Ctrl + V
C. Memindahkan Kata / Kalimat
Block kata / kalimat yang akan dipindahkan
Klik klik icon Cut atau dengan tombol Ctrl + X
Letakkan kursor pada tempat yang ingin dipindahkan.
Klik icon paste atau dengan tombol Ctrl +V
D. Membatalkan Perintah
Apabila dalam pengetikan tidak sengaja melakukan kesalahan, baik dalam pengeditan, pemformatan dan lain sebagainya maka gunakan:
Undo (Ctrl + Z) : Membatalkan pengeditan.
Redo (Ctrl + Y) : Membatalkan pembatalan pengeditan
E. Change Case
1. Blok kalimat / kata yang ingin dirubah format hurufnya.
2. Klik menu Home – Change Case
Sentence case : Mengubah kalimat pada teks dengan diawali huruf besar.
lowercase : Mengubah kata atau kalimat dengan huruf kecil.
UPPERCASE : Mengubah kata atau kalimat dengan huruf besar.
Title Case : Mengubah setiap awal kata dengan huruf besar.
tONGLE cASE : Mengubah setiap awal kata dengan huruf kecil
F. Find, Replace, and Go To
1. Find (Mencari)
Klik icon Find atau tekan tombol Ctrl + F
Ketik kata yang akan dicari di kotak Find What
Klik Find Next untuk mencari
Tutup jendela tampilan ( X ) Find and Replace
2. Replace (Mengganti)
Klik icon Replace atau tekan tombol Ctrl + H
Ketik kata yang ada pada dokumen yang ingin diganti di kotak Find What
Ketik kata pengganti di kotak Replace With
Klik Replace All (Untuk mengganti semua kata) atau Replace (untuk mengganti satu kata saja)
Tutup jendela tampilan Find and Replace
3. Go To (Menuju Ke Halaman Tertentu)
Klik icon Go To atau tekan tombol Ctrl + G
Ketik angka atau nomor halaman yang dituju pada Enter Page Number.
Lalu klik Next
PEMFORMATAN NASKAH PADA MICROSOFT WORD 2007
A. Mengatur Paragraf dan Spasi
Klik icon Paragraph
Klik Indent and Spacing
Pada Spacing tentukan berapa spasi yang diinginkan
Klik Ok.
Atau dengan cara lain :
– Blok kalimat yang ingin diatur paragrafnya
– Tekan tombol kombinasi:
o Untuk 1 spasi tekan Ctrl + 1 (Single)
o Untuk 1½ spasi tekan Ctrl + 5 (1,5 lines)
o Untuk 2 spasi tekan Ctrl + 2 (Double)
B. Bullets and Numbering 
1. Bullets
Blok atau tandai bagian naskah yang ingin dibuat Bullets.
Klik tab Home klik icon bullet
Untuk memilih jenis bullet klik tanda panak ke bawah, klik bullet yang anda harapkan.
Selain itu juga bisa memilih alternatif Bulleted yang lain dengan mengklik Define New Bullet.
Klik Character, lalu pilih jenis Bulleted yang Anda inginkan.
Klik OK
2. Numbered
Blok atau tandai bagian naskah yang ingin dibuat numbered.
Klik tab Home klik icon numbered
Untuk memilih jenis bullet klik tanda panak ke bawah, klik bullet yang anda harapkan.
Selain itu juga bisa memilih alternatif Bulleted yang lain dengan mengklik Define New Bullet.
Klik Character, lalu pilih jenis Bulleted yang Anda inginkan.
Klik OK
C. Borders and Shading
1. Membuat Border
Dari tab Page Layout klik ikon page borders
Page Border : Membuat garis bingkai halaman.
* Setting : Memilih bentuk bingkai halaman.
* Style : Memilih bentuk garis bingkai halaman.
* Color : Memilih warna garis bingkai halaman.
* Width : Memilih ketebalan garis bingkai halaman.
* Art : Memilih jenis bingkai halaman.
*Options : Memberikan pilihan pada jarak bingkai.
Klik OK
2. Membuat Columns
Klik tab Page Layout
* Klik icon Columns
* Tentukan jumlah kolom yang kalian inginkan
* Jika tidak ada yang sesuai klik di More Coloums, kemudian tentukan jumlah kolom.
– Number of columns : Menentukan jumlah kolom.
– Width : Menentukan lebar kolom
– Preview : Melihat tampilan sementara
* Klik OK
3. Membuat Drop Cap
* Klik tab insert
* Klik di Icon Drop Cap
* Pilih Dropped atau In Margin
* Seandainya bentuknya tidak sesuai klik di Drop Cap Options
* Tentukan pengaturannya :
– Position : Pilih letak teks yang diinginkan.
– Font : Pilih jenis huruf.
– Lines to drop : Tentukan jumlah baris tinggi drop cap.
– Distance from text : Memodifikasi jarak drop cap dengan teks
* Klik OK
D. Menyisipkan Nomor Halaman Ms. Word 2007
Untuk dapat menyisipkan nomor di setiap lembar atau halaman pada microsoft word 2007, silakan ikuti langkah-langkah berikut :
Klik tab Insert
Klik icon Page Number
Klik tanda panah kebawah dan tentukan posisi number
Jika tidak ada yang sesuai, klik di Format Page Number
Format : Memodifikasikan format nomor halaman.
* Number format : Memilih format nomor halaman.
* Page numbering : Mengatur urutan nomor halaman.
– Continue from previous section : Penomoran halaman secara berurutan mulai dari awal hingga akhir.
- Start At : Pengaturan nomor halaman awal
E. Membuat Header dan Footer Ms. Word 2007
 Klik di icon Header atau Footer
Klik tanda panah ke bawah dan tentukan posisi Header
Isikan catatan atas pada kolom Header dan catatan bawah pada kolom Footer
Klik Close
F. Menyisipkan Teks Word Art Pada Ms. Word 2007
 Klik di icon WrdArt
Klik tanda panah kebawah dan pilih disain WordArt.
Edit WordArt Text: Ketik teks pada kotak teks.
* Font : Memilih jenis huruf.
* Size : Memilih ukuran huruf.
* B (Bold) : Teks WordArt cetak tebal.
* I (Italic) : teks WordArt cetak miring
Klik OK
G. Menyisipkan Gambar Pada Microsoft Word 2007
Klik icon ClipArt
Pada pane tugas Insert ClipArt, klik Clip Organizer dan pilih gambar yang ada.
Klik perintah Copy dan tutup jendela Microsoft Clip Organizer
Klik perintah Paste
Memasukkan gambar dari File
Klik Icon Picture
Pilih file gambar yang ada – Klik tombol Insert
MEMBUAT TABEL PADA MICROSOFT WORD 2007
A. Membuat Tabel Word
=> Klik tab Insert Klik icon Table
=> Klik tanda panah kebawah dan tentukan jumlah baris dan kolom yang dibutuhkan.
Jika tidak ada bentuk kolom yang sesuai, klik Insert Table
o Table size : Ukuran table.
* Number of columns : Tentukan jumlah kolom.
* Number of rows : Tentukan jumlah baris
o AutoFit behavior : Pengepasan tabel otomatis.
o AutoFormat : Memilih bentuk format tabel.
=> OK
B. Fasilitas Pengolahan Tabel
Dari Menu Tab pilih :
Draw Table : Menggambar kotak tabel.
Insert : Menyisip tabel, kolom, baris atau sel.
Delete : Menghapus tabel, kolom, baris atau sel.
Select : Memilih tabel, kolom, baris atau sel.
Merge Cells : Menggabungkan sel.
Split Cells : Membagi sel.
Split Table : Membagi tabel.
Table AutoFormat : Memilih format tabel.
Auto Fit : Mengepas kolom / baris otomatis.
Heading Rows Repeat : Mengulangi judul tabel ke tabel halaman berikutnya.
Convert : Mengubah jenis penulisan teks menjadi tabel atau sebaliknya.
Sort : Mengurutkan data tabel.
Formula : Operasi perhitungan data tabel.
Hide Gridlines : Menyembunyikan garis bantu tabel.
Table Properties : Memodifikasikan tabel, kolom, baris atau sel
C. Cara Menggunakan Formula Pada Microsoft Word 2007
Letakkan kursor pada sel yang akan diisi rumus
Klik tab Layout
Klik di icon Formula
Isikan kotak Formula dengan
Keterangan :
=>Product(Left)→ Untuk mengalikan semua bilangan yang ada sebelah kiri
=>Product(Right)→ Untuk mengalikan semua bilangan yang ada sebelah kanano   =>Product(Above) → Untuk mengalikan semua bilangan yang ada diatasnya
=>Sum(Left)→ Untuk menjumlahkan semua bilangan yang ada sebelah kiri
=>Sum(Right)→ Untuk menjumlahkan semua bilangan yang ada sebelah kanan
=>Sum(Above)→ Untuk menjumlahkan semua bilangan yang ada atasnya
Klik OK

materi Adiwiyata kelompok 6

NaMa:Alief bagus firmansyah
kelas  :9A
Absen :03
Artikel Adiwiyata

Pengertian dan Tujuan
Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata adalah Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 02 tahun 2009
 1.     Pengertian Adiwiyata
      Tempat yang baik dan ideal di mana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan
 2.     Tujuan Adiwiyata
 Tujuan Umum
 Membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan  bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang


Tujuan Khusus

 Mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
 3.     Prinsip-prinsip Dasar Program Adiwiyata
 1.     Partisipatif
Komunitas sekolah terlibat dalam manjemen yang meliputi keseluruhan  proses  perencanaan,  pelaksanaan, dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran.
 2.     Berkelanjutan
Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara  komprehensif.
 4.     Komponen Adiwiyata
Untuk mencapai tujuan Adiwiyata ada empat komponen program yang  merupakan satu kesatuan yang utuh.
Kebijakan Berwawasan
Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan
Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipasif
Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan
 5.     Keuntungan Program Adiwiyata
Mendukung  pencapaian standar kompetensi/ kompetensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah
Meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi
Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi bejar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif
Menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan bemar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar
Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah
Konsep 5 R dalam Lingkungan
 Cara Menerapkan
 Konsep  5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaitu Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle (Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).
 Berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R:
 1.     Recycle
 Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya, kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.
 2.     Reuse
 Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.
 3.     Reduce
 Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.
 4.     Replace
 Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.
 5.      Replant
 Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohna melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akanmenjadi indah dan asri, membantu pengauran suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurnagi kontribusi atas pemanasan global.
 Dengan menerapkan konsep 5 R yang telah dibahas, kita dapat ikut serta dalam melestarikan dan memelihara lingkungan agar tidak rusak atau tercemar.

Teknik Pembuatan Kompos
       Berikut ini cara pembuatan pupuk  yang ramah lingkungan yaitu pupuk kompos yang berasal dari sampah tanam-tanaman.dan sampah rumah tangga  Karena sampah tanam-tanaman dan sampah rumah tangga kalau di biarkan akan menimbulkan penyakit, maka sampah tersebut akan di jadikan Pupuk Kompos yang tadinya sampah sekarangf jadi pupuk.
 Caranya  :
 1.     Kumpulkan sampah  500 kg  yang organik dan nonorganik sampah
 2.      Sampah sampah ini di potong kecil-kecil baik secara manual maupun memakai  mesin pemcacah sampah , 
 3.     Sampah yang terpotong kecil dicampur dedak 1 kg hingga rata ,
 4.     Setelah itu masukkan   20 mm EM 4 yang merupakan bakteri Fermentasi dan di campur dengan 20 mm Molase dan air tanah, air tanah mutlak diperlukan karena mempertahan kan mikroba yang diperlukan untuk kesuburan tanaman, campuran bahan kimia tersebut dipercikkan kedalam sampah yang bercampur dedak, kelembaban sampah harus dijaga hingga mencapai 40 % kandungan air.
 5.     Setelah selesai sampah di masukkan kedalam tong/karung selama 5 hari dengan kondisi suhu sampah 500° C setelah dua hari kemudian sudah terjadi Fermentasi dan pupuk kompos telah siap di gunakan . Sampah harus terlindung dari hujan dan sengatan matahari jika di taruh dalam ketinggian maksimal 40 cm maka sampah akan berubah jadi pupuk Kompos
 6.     Kompos siap untuk dipakai
A. Gambaran Umum Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) di Indonesia.
Pada awalnya penyelenggaraan PLH di Indonesia dilakukan oleh Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta pada tahun 1975. Pada tahun 1977/1978 rintisan Garis‐garis Besar Program Pengajaran Lingkungan Hidup diujicobakan di 15 Sekolah Dasar Jakarta. Pada tahun 1979 di bawah koordinasi Kantor Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Meneg PPLH) dibentuk Pusat Studi Lingkungan (PSL) di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, dimana pendidikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL mulai dikembangkan). Sampai tahun 2010, jumlah PSL yang menjadi Anggota Badan Koordinasi Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) telah berkembang menjadi 101 PSL. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departeman Pendidikan Nasional (Ditjen Dikdasmen Depdiknas), menetapkan bahwa penyampaian mata ajar tentang kependudukan dan lingkungan hidup secara integratif dituangkan dalam kurikulum tahun 1984 dengan memasukan materi kependudukan dan lingkungan hidup ke dalam semua mata pelajaran pada tingkat menengah umum dan kejuruan. Tahun 1989/1990 hingga 2007, Ditjen Dikdasmen Depdiknas, melalui Proyek Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) melaksanakan program Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup; sedangkan Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL) mulai dikembangkan pada tahun 2003 di 120 sekolah. Sampai dengan berakhirnya tahun 2007, proyek PKLH telah berhasil mengembangkan SBL di 470 sekolah, 4 Lembaga Penjamin Mutu (LPMP) dan 2 Pusat Pengembangan Penataran Guru (PPPG).
Prakarsa Pengembangan Lingkungan Hidup juga dilakukan oleh LSM. Pada tahun 1996/1997 terbentuk Jaringan Pendidikan Lingkungan yang beranggotakan LSM yang berminat dan menaruh perhatian terhadap Pendidikan Lingkungan Hidup. Hingga tahun 2010, tercatat 150 anggota Jaringan Pendidikan Lingkungan (JPL, perorangan dan lembaga) yang bergerak dalam pengembangan dan pelaksanaan pendidikan lingkungan hidup. Sedangkan tahun 1998 – 2000 Proyek Swiss Contact berpusat di VEDC (Vocational Education Development Center) Malang mengembangkan Pendidikan Lingkungan Hidup pada Sekolah Menengah Kejuruan melalui 6 PPPG lingkup Kejuruan dengan melakukan pengembangan materi ajar PLH dan berbagai pelatihan lingkungan hidup bagi guru‐guru Sekolah Menengah Kejuruan termasuk guru SD, SMP, dan SMA.
Pada tahun 1996 disepakati kerjasama pertama antara Departemen Pendidikan Nasional dan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, yang diperbaharui pada tahun 2005 dan tahun 2010. Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tahun 2005, pada tahun 2006 Kementerian Lingkungan Hidup mengembangkan program pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah melalui program Adiwiyata. Program ini dilaksanakan di 10 sekolah di Pulau Jawa sebagai sekolah model dengan melibatkan perguruan tinggi dan LSM yang bergerak di bidang Pendidikan Lingkungan Hidup.
Sejak tahun 2006 sampai 2011 yang ikut partisipasi dalam program Adiwiyata baru mencapai 1.351 sekolah dari 251.415 sekolah (SD, SMP, SMA, SMK) Se‐Indonesia, diantaranya yang mendapat Adiwiyata mandiri : 56 sekolah, Adiwiyata: 113 sekolah, calon Adiwiyata 103 sekolah, atau total yang mendapat penghargaan Adiwiyata mencapai 272 Sekolah (SD, SMP, SMA, SMK) Se‐Indonesia. Dari keadaan tersebut di atas, sebarannya sebagaian besar di pulau Jawa, Bali dan ibu kota propinsi lainnya, jumlah/ kuantitas masih sedikit, hal ini dikarenakan pedoman Adiwiyata yang ada saat ini masih sulit diimplementasikan.
Dilain pihak Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 02 tahun 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata, belum dapat menjawab kendala yang dihadapi daerah, khususnya bagi sekolah yang melaksanakan program Adiwiyata. Hal tersebut terutama kendala dalam penyiapan dokumentasi terkait kebijakan dan pengembangan kurikulum serta, sistem evaluasi dokumen dan penilaian fisik . Dari kendala tersebut diatas, maka dianggap perlu untuk dilakukan penyempurnaan Buku Panduan Pelaksanaan Program Adiwiyata 2012 dan sistem pemberian penghargaan yang tetap merujuk pada kebijakankebijakan yang telah ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kemendikbud. Oleh karenanya diharapkan sekolah yang berminat mengikuti program Adiwiyata tidak merasa terbebani, karena sudah menjadi kewajiban pihak sekolah memenuhi Standar Pendidikan Nasional sebagaimana dilengkapi dan diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.19 tahun 2005, yang dijabarkan dalam 8 standar pengelolaan pendidikan.
Dengan melaksanakan program Adiwiyata akan menciptakan warga sekolah, khususnya peserta didik yang peduli dan berbudaya lingkungan, sekaligus mendukung dan mewujudkan sumberdaya manusia yang memiliki karakter bangsa terhadap perkembangan ekonomi, sosial, dan lingkungannya dalam mencapai pembangunan berkelanjutan di daerah.
B. Pengertian dan tujuan Adiwiyata
ADIWIYATA mempunyai pengertian atau makna sebagai tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita‐cita pembangunan berkelanjutan. Tujuan program Adiwiyata adalah mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan
C. Prinsip‐prinsip Dasar Program Adiwiyata
Pelaksanaan Program Adiwiyata diletakkan pada dua prinsip dasar berikut ini;
Partisipatif: Komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggungjawab dan peran.
Berkelanjutan: Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif
D. Komponen Adiwiyata :
Untuk mencapai tujuan program Adiwiyata, maka ditetapkan 4 (empat) komponen program yang menjadi satu kesatuan utuh dalam mencapai sekolah Adiwiyata. Keempat komponen tersebut adalah;
Kebijakan Berwawasan Lingkungan
Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan
Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif
Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan
E. Keuntungan mengikuti Program Adiwiyata
1. Mendukung pencapaian standar kompetensi/ kompertensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah.
2.meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi.
3. Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif.
4.Menjadi tempat pembelajaran tentang nilai‐nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
5. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup meIalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan di sekolah.